Dampak Kekerasan terhadap Anak

Entri yang Diunggulkan

Ini Jadwal Simulasi 2 / Gladi Bersih SMP/Mts,SMA/SMK Tahun 2020

Jadwal Simulasi 2 UNBK / Gladi Bersih SMP/Mts,SMA/SMK Tahun 2020 Jadwal Simulasi 2 UNBK 2020  - Sesuai jadwal/agenda Ujian Nasional Berbas...

Advertisement

Dampak Kekerasan terhadap Anak

admin
Sabtu, 11 Januari 2020

Ada sedikitnya 16 dampak kekerasan pada anak yang diasuh, dididik dan disiplinkan dengan kekerasan, baik di rumah maupun di sekolah.
1. Membentuk mental sebagai korban.
2. melakukan kekerasan, anak yang juga menjadi korban kekerasan justru bisa berubah menjadi pelaku kekerasan tersebut.
3. Rendahnya kepercayaan diri disebabkan oleh ketakutan akan melakukan sesuatu yang salah dan ia akan mengalami kekerasan lagi.
4. Mengalami trauma.
5. Perasaan tidak berguna.
6. Bersikap murung.
7. Sulit mempercayai orang lain.
8. Bersikap agresif.
9. Depresi.
10. Sulit mengendalikan emosi
11. Sulit berkonsentrasi.
12. Luka, cacat fisik atau kematian.
13. Sulit tidur.
14. Gangguan kesehatan dan pertumbuhan.
15. Kecerdasan tidak berkembang
16. Menyakiti diri sendiri atau bunuh diri.

Dampak kekerasan pada anak tidak hanya berasal dari kekerasan fisik semata, melainkan juga berasal dari kekerasan emosional. Keduanya sama buruknya karena dapat mengganggu perkembangan emosional serta fisik anak. Juga mengganggu proses tumbuh kembang termasuk mengganggu perkembangan kecerdasannya.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merilis kekerasan di lingkungan satuan pendidikan sepanjang 2019. Mulai dari kekerasan verbal, psikis, fisik, dan seksual.

Dari hasil pengawasan, KPAI masih menemukan fakta bahwa banyak guru dan sekolah hanya tahu cara menangani siswa yang dianggap “nakal” dengan menghukum fisik. Mendidik dan mendisiplinkan siswa diyakini hanya bisa dilakukan dengan kekerasan berupa hukuman.

Berbagai hasil penelitian di berbagai negara menunjukkan anak-anak yang diasuh, dididik dan didisiplinkan dengan kekerasan akan mendatangkan berbagai dampak negatif bagi perkembangan anak secara psikologis maupun fisik. Perkembangan emosi anak usia dini dan tahap perkembangan afektif anak usia dini pun akan sangat terpengaruh.

"Dampaknya bisa mendatangkan trauma yang berkepanjangan sehingga anak tidak menikmati masa kecilnya walaupun telah mendapatkan pertolongan yang tepat," ujar Retno.

Trauma tersebut, lanjutnya, juga akan akan terbawa hingga dewasa. Sebab, dampak kekerasan seperti ini biasanya akan menunjukkan dirinya dalam waktu yang lama, dan tidak segera terlihat seketika itu juga.



https://www.jpnn.com/news/16-dampak-kekerasan-terhadap-anak